Jenis – Jenis Asuransi Jiwa

Genpi – Mari mengenal jenis-jenis Asurans jiwa, asuransi jiwa merupakan asuransi dengan objek pertanggungan berupa jiwa atau kehidupan seseorang. Selain jiwa, jaminan dapat diperluas dengan kesehatan serta kecelakaan. Asuransi jiwa bertujuan memberikan perlindungan dengan menanggung kerugian finansial tak terduga dikarenakan meninggalnya seseorang terlalu cepat atau hidupnya terlalu lama. Jaminan ini bisa diberikan apabila seseorang meninggal sebelum waktunya atau secara tiba – tiba. Dengan adanya jaminan tersebut, kehidupan keluarga yang ditinggalkan tetap terjaga. Jaminan ini juga bisa diberikan apabila seseorang telah mencapai masa pensiunnya dan tidak lagi mampu mencari nafkah atau membiayai hidup dan sekolah anak – anaknya.

Jenis – Jenis Asuransi Jiwa,asuransi jiwa terbaik
Jenis – Jenis Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa dapat diperluas dengan beberapa manfaat tambahan dengan penambahan nilai premi, penambahan itu antara lain: mendapatkan penggantian karena kecelakaan, mendapatkan penggantian karena perawatan/pengobatan, mendapatkan perlindungan keuangan ketika terserang penyakit kritis sesuai dengan ketentuan pada polis, mendapatkan santunan bulanan, dan kebebasan membayar premi sesuai dengan ketentuan polis saat tertanggung meninggal dunia atau mengalami cacat tetap.
Asuransi ini tidak menjamin resiko yang disebabkan oleh bunuh diri, hukuman mati pengadilan, melakukan perbuatan yang melanggar hukum, kegiatan olahraga/hobi ekstrem dan berbagai sebab lainnya sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku.
Adapun untuk polis asuransi jiwa, terdapat dua kategori jenis produk yaitu; asuransi jiwa berjangka (term life insurance) dan asuransi jiwa bernilai tunai (cash value life insurance).

Jenis-Jenis Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa berjangka memberikan proteksi pada jangka waktu tertentu saja. Asuransi jiwa bernilai tunai memiliki elemen tabungan dan membangun nilai tunai yang terdiri dari dua produk utama yaitu: asuransi jiwa seumur hidup dan asuransi jiwa dwiguna. Perusahaan asuransi jiwa juga dapat menjual asuransi kesehatan dan kecelakaan diri namun biasanya dua jenis asuransi ini hanya sebagai jaminan tambahan dari polis induknya atau biasa disebut dengan rider.

Asuransi Jiwa Berjangka (term life insurance)
Produk asuransi jiwa berjangka memberikan pertanggungan selama satu jangka waktu tertentu yang disebut jangka waktu polis (policy term). Manfaat polis dapat dibayarkan hanya apabila tertanggung meninggal dalam jangka waktu polis, dan polis masih berlaku (inforce) ketika tertanggung meninggal dunia. Jika tertanggung masih hidup sampai berakhirnya polis, polis tersebut memberikan hak kepada pemegang polis untuk melanjutkan pertanggungan asuransi jiwa. Jika pemegang polis tidak melanjutkan pertanggungan itu, maka polis berakhir dan perusahaan asuransi tidak berkewajiban untuk memberikan pertanggungan selanjutnya.

Baca Juga Tentang Asuransi Kesehatan

Jenis – Jenis Pertanggungan Asuransi Jiwa Berjangka
1. Asuransi Jiwa Berjangka dengan Uang Pertanggungan Tetap (Level Term Life Insurance)
2. Asuransi Jiwa Berjangka dengan Uang Pertanggungan Menurun (Decreasing Term Life Insurance)
3. Asuransi Jiwa Berjangka dengan Uang Pertanggungan Meningkat (Increasing Term Life Insurance)
Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Ada 2 karakteristik utama dari jenis asuransi seumur hidup yaitu:
1. Memberikan pertanggungan seumur hidup kepada tertanggung selama polis masih berlaku
2. Memberikan pertanggungan asuransi dan mengandung unsur tabungan

Jenis – jenis pertanggungan asuransi jiwa seumur hidup
1. Asuransi jiwa seumur hidup tradisional (traditional whole life insurance) yang memberikan pertanggungan seumur hidup dengan tarif premi tetap yang tidak meningkat sejalan dengan bertambahnya usia tertanggung.

2. Asuransi jiwa seumur hidup gabungan (joint whole life insurance) yang memiliki fitur dan manfaat yang sama dengan asuransi jiwa seumur hidup untuk indvidu kecuali bahwa asuransi ini menanggung dua jiwa dalam polis yang sama. Seringkali disebut first to die life insurance karena setelah kematian salah seorang dari tertanggung, manfaat dalam polis akan dibayarkan kepada tertanggung yang masih hidup dan polis berakhir.

3. Last Survivor Life Insurance
Yang merupakan jenis asuransi jiwa seumur hidup gabungan yang manfaat polisnya hanya dibayarkan kepada ahli waris setelah kedua orang tertanggung polis tersebut meninggal dunia. Asuransi ini dirancang khusus untuk memberikan pertanggungan kepada pasangan menikah yang ingin memiliki dana untuk membayar pajak harta warisan (estate taxes) yang dikenakan setelah mereka meninggal.

Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)
Jenis asuransi ini memberikan sejumlah manfaat tertentu baik tertanggung hidup sampai akhir jangka waktu pertanggungan polis atau meninggal selama jangka waktu polis. Setiap asuransi polis dwiguna memiliki tanggal jatuh tempo (maturity date), yaitu tanggal pembayaran uang pertanggungan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis jika tertanggung masih hidup.

Tanggal jatuh tempo akan tercapai pada akhir suatu jangka waktu yang telah ditetapkan. Apabila tertanggung meninggal sebelum tanggal jatuh tempo, maka perusahaan asuransi membayar uang pertanggungan polis kepada ahli waris yang ditunjuk. Jadi, polis asuransi dwiguna membayar suatu manfaat yang pasti baik ketika tertanggung masih hidup sampai tanggal jatuh tempo polis maupun meninggal sebelum tanggal jatuh tempo tersebut. Asuransi pendidikan termasuk jenis asuransi dwiguna. Yang memberikan perlindungan kepada anak Anda sehingga mereka dapat memperolah pendidikan yang baik dan berkualitas nantinya. Produk ini dipasarkan oleh asuransi jiwa, yang memberikan manfaat proteksi asuransi jiwa dan juga kesempatan untuk berpartisipasi langsung dalam pengelolaan investasi.

Demikian jenis – jenis asuransi jiwa yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi, yang bermanfaat melindungi orang – orang yang Anda sayangi.